deliver us from evil

ini adalah judul film yang aku tonton beberapa hari yang lalu. kisah nyata tentang pastor yang melakukan pelecehan seksual kepada anak2 yang jadi jemaat gerejanya. tau ga sih ni pastor udah berkarya selama 30 tahun and can you count how many victim …. katanya korban termuda si pastor yang berjudul oliver o’grady (sapaan akrabnya father ollie) adalah bayi perempuan berumur 9 bulan. n you know lagi dia tu dihukumnya cuma 14 tahun bo..dan sekarang menjalani hidup dalam pengawasan alias rehabilitasi di irlandia sana. yang bikin aku kesel adalah betapa rusaknya gereja2 sekarang.di film itu diceritakan pimpinan gereja si greedy itu ga bertindak tegas sama pastor kelainan tersebut.(hey es gibt ein mann sprechen deustch hier),…dia cuma dipindahtugaskan entah kemana dan itu hanya menambah korban aja.jeleknya lagi,,,vatikan ga menanggapi tuntutan korban2 si greedy.jadi tu mereka ga boleh masuk ke kantor mana gitu…trus si paus juga agak2 gimana gitu.pokoknya aku rasa klo Paus tu adalah jelmaan Yesus ga akan kek gitu sikapnya. sedih juga sih,,,ngeliat Tuhan dilayani oleh orang2 kek gitu. miris. aku ga bisa membayangkan betapa besar luka yang dibuat orang2 kek gitu di Hati Kudus Yesus. aku mikir ni orang sakit jiwa ato apa ya.tau gitu mbok berhenti kek jadi pastor..masa tetap menodai citra kepastoran dan katolik.yang pasti aku kecewa.ciehhh.dia tu udah membuat rusak masa depan banyak anak2 yang seharusnya mndapat kebahagiaan, tawa canda dan semacamnya.tapi tidak semua ternyata mendapatkan apa yang seharusnya menjadi bagian mereka. kenapa ya??

well dan kita hanya bisa bertanya…

One Response to “deliver us from evil”

  1. '-aS-TR-iD- Says:

    well, emank pasti ada orang kay gitu ditengah-tengah hidup kita..
    apalagi untuk seorang ukuran pastor yang notabene harus dekat Yesus…dekat dengan Yesus pasti banyak banget godaanna, dan see, dia ga bisa bertahan..
    soal pertanyaan kenapa, tunggu, aku berinteraksi dulu ma Yesus….nanti aku kasih tau lagi pembicaraan kami..
    tq..
    hewhewhew LINA GILAK!

Leave a Reply