street kids

kenapa setiap nulis blog selalu kebingungan buat judul.aku rasa judul itu kayak membatasi apa yang mau kita tulis. sementara diriku nulis suka lari ke sana dan kemari.tanpa aturan, kaidah dan semacamnya. well sudah cukup lah kita dibatasi di dunia ini,,,masa mau nulis juga harus pake batasan.sekarang zamannya freedom writer bo…

yang mau aku ungkapkan…setiap orang punya mimpi.ni ditulis berhubung lagu di warnet naudzubillah bin dzalik ga enak.bassnya kencang abis..dan lagunya diulang terus saudara2..luar biasa. oke..belakangan ini aku sering berinteraksi dengan anak-anak jalanan. kenapa?satu karena kata pak Sammy, itu adalah lahan yang baik untuk pertumbuhan iman kita. well benar juga. yang kedua karena aku rasa anak-anak itu menjalani hidup yang jujur. ga sempat dan ga punya waktu berpura2 cos well…ga banyak waktu untuk itu. mereka punya hal lain yang lebih penting. yang buat aku salut…di tengah kerasnya kehidupan yang mereka jalani,,,mereka tidak pernah lupa untuk saling mengasihi. bagus. aku kira kejamnya dunia ini bisa melunturkan kasih dari citra anak-anak yang penuh semangat itu. ternyata…tidak!!! kau kalah dunia jelek!!!!! dan sempat terharu banget ketika mereka begitu apa ya… dying for love.. mereka memang tidak lupa saling mengasihi tetapi mereka tetap saja kurang kasih sayang. so…aku rasa wajar aja ketika anak-anak itu caper2 begitu just look for my or maybe your attention leute… di sampingku bule loh. gile cakep!!intermeso.. okeh back to topic. dan ternyata setelah ngobrol dengan mereka ,,ternyata mereka punya mimpi juga. yang dengan kejam (aduh bassnya mas..sakit telingaku) direnggut sama apa coba, waktu, kerasnya hidup,dan kurangnya kesempatan.sempat miris juga ngeliat perbandingan ini…satu anak jalanan yang kumal, kutuan (ya ampun mereka berkutu..aku sempat takut juga..), masih kecil (aku berbicara soal ronald,,anak jalanan yang paling aku kasihi…) dengan anak siapa pun itu..contohnya anak si yuni shara yang gendutnya dah ampun2an itu lah..atau cucunya si soeharto yang memiliki lipatan lemak yang cukup sebagai persediaan makanan di musim dingin. wah….benar2 luar biasa jarak yang dibuat yap.jadi mikir siapa yang mengkotak2kan dunia yang bulat ini atau dunia yang lonjong ini saudara2. these kids…well..mereka punya banyak kesempatan,,siapa yang merenggut kesempatan mereka itu. siapa yang harus disalahkan atas kondisi mereka? palak sih aku sebenarnya ngeliat berbagai bentuk ketidakadilan kayak gitu.tapi yang paling aku takutkan malah aku adalah salah satu oknum yang mengkultuskan ketidakadilan itu. bah…ga tau lagi aku harus gimana andai itu terjadi. jangan sampai ya Tuhan. dan klo kerjaku cuma menggerutu ga benar juga., so…the best way is..pray and terjun langsung membantu apa yang bisa kau lakukan. ga perlu seperti ilustrasi film kartun dimana malaikat turun dan menolong orang2 kesusahan. just do the real thing!!!! mengasihi..susah2 gampang. tapi Jesus demand me for this. n i try hard to do so. sepertinya hidup ku akan baik2 saja teman. ga perlu dikhawatirkan. oh ya… apa ya..aku mengasihi kalian semua.

vielle liebe,
lina andayanti lumbanraja

One Response to “street kids”

  1. last Says:

    lina….
    budu…
    keren blogmu yah…
    tapi photomu itulah lin..
    lagi dimana tu neng?

    dah tambah dewasa lah kw ya…
    kangen aq…

    Luv u pren

Leave a Reply