Manusia=Manusia?

Tulisan ini terinspirasi setelah menonton film “The Invasion”. Baru aja selesai nonton dan ide datang menghampiri. Ditambah dengan info yang aku dapat dari internet yang katanya… dunia bakal kiamat tahun 2012. 20122012………. bener ga tu? Tapi paduan angkanya bagus sih. Dan aku ga terlalu mempermasalahkan kapan kiamat. I’m not afraid of death…cause i’ve been saved. Oke. Jadi dalam film the Invasion itu diceritakan bahwa ada semacam sel alien yang terikut pada pesawat ulang-alik AS yang jatuh ke bumi. Nah sel itu ketika bersentuhan dengan tubuh akan menyatu dengan sel manusia dan bereaksi secara cepat ketika kita tertidur dan mengubah kita menjadi sosok yang dingin, tanpa emosi dan datar.

Nah kemudian aku berpikir. Manusia haruskah berubah? Aku membayangkan orang-orang terdekatku berubah gara-gara virus sel alien yang mengkontaminasi tubuh itu dan Cuma aku yang ga berubah. Katakanlah aku kebal seperti Olliver dalam film itu. Dan apa pilihanku? Aku mikir aja perkataan si Tucker yang memaksa si Carol supaya bergabung dengan mereka. We create the better world itu janji si Tucker dan komplotan manusia semi-aliennya. Ga bakal ada kemiskinan, pemerkosaan, penderitaan, keserakahan,,,apa pun itu yang mewarnai kehidupan manusia sehari-hari. Benarkah? Dan banyak orang yang bergabung. Banyak sekali. Hampir semua penduduk AS malah. Sukurlah Cuma di film. Kalo jadi nyata bengek juga oi..

Kita emang ga bisa mangkir kalo kualitas kita sebagai manusia sedang dipertanyakan. Padahal sebagai mahluk Tuhan yang paling tinggi jika dibandingkan dengan hewan dan tumbuhan… sudah seharusnya kita memiliki perilaku yang baik pula. Kita yang diberi akal budi, boleh bergerak bebas ke sana dan ke sini…. aku menyadari manusia emang the wonderful creature that God’ve ever made. Sayang sekali perilaku manusia kebanyakan sama sekali ga mencerminkan keindahan manusia sebagai citra Tuhan. Eh iya ga sih? Aku lupa di ayat berapa gitu di Alkitab dikatakan baiklah kita menciptakan manusia menurut gambar dan rupa kita….. dan inilah aku,,,kamu dan semua yang baca tulisan ini. Aku sangsi ada hewan yang ngerti baca ini. Heheheheh.

Dan apa yang telah kita lakukan sejauh ini? Aku tau aku ga boleh menghakimi. Aku hanya boleh berkomentar. Anggap ini sebagai komentar kritis dari mahasiswa yang sedang kehilangan mood ngerjain skripsinya. I’m the great thinker,,right?? Without action pastinya. Ga lah.. ada aksi tapi ga perlu reaksi dari kau… dari Tuhan aja yang paling penting.. sip!!!!!
Manusia=manusia? Atau perlu manusia ini mengalami revolusi lagi… bukan sekedar revolusi fisik tapi juga revolusi moral. Mungkin nama barunya setelah berrevolusi bukan manusia. Katakanlah namanya: ehm….. hobbit. Yah eceknya gitu ya. Dengan moral baru yang jauh lebih baik dari moral yang dimiliki manusia sekarang ini. Better..better…just better….

Aku ga perlu menguraikan apa yang terjadi di dunia sekarang ini. Hampir tiap hari yang menghiasi berita TV, koran, apa pun itu…kalo ga gosip artis yang makin berani aja menghilangkan moralnya sedikit demi sedikit…ya bencana alam lah,,,korupsi lah,,, pembunuhan, pemerkosaan, terus eksploitasi tangisan orang miskin yang mendapatkan uang banyak atau masuk tivi gara-gara penderitaannya menjadi konsumsi pemirsa televisi, terus apa lagi…oh tayangan script-minded yang buat anak remaja jadi tambah goblok. Yang mengutamakan cinta sebagai daya tariknya. Cinta pun jadi alat komersil sekarang. Dan parahnya banyak orang yang pengen kisah cintanya seperti reality show ga mutu yang masih bertahan sampe sekarang ntu. Dasar…. terus kaitannya dengan kiamat… kan katanya 60% wilayah Indonesia bakal hancur… yep… mungkin aku termasuk di dalamnya…mungkin juga enggak… tapi kalo semua kehancuran itu membawa kita yang tersisa menuju kehidupan yang lebih baik…. fine…

Hah… aku juga ga terlalu suka perubahan. I’m old fashioned.. konservatif… ya termasuklah itu… tapi ketika perubahan itu menuju sesuatu yang lebih baik…bukan hanya untukku, semua orang dan dunia ini pada akhirnya…. oke… aku ga keberatan berubah. Dan soal film itu…aku ga mau ikut kelompok si Tucker. Prett… satu yang membuat aku senang menjadi seorang manusia, seorang perempuan…. punya emosi. Senang, sedih, kecewa, ketawa sampe perut sakit, deg-degan sampe ga bisa ngomong, khawatir berlebihan yang ga mutu, sebel, mengomentari orang tapi ga pernah ngaca dulu dan sebagainya. Semua proses merasakn itu membuat aku…mungkin juga kamu merasa utuh…kalo ada slogan iklan yang mengatakan aku perempuan. Aku dengan bangga mengatakan aku manusia.. lebih bangga lagi mengatakan aku Kristen. Walaupun beban moralnya lebih berat euy.. tapi itu pilihan ku sebagai manusia yang dikategorikan dewasa. Pernah ga sih kita merasa sangat bersyukur karena Tuhan menetapkan :oke..kau jadi manusia aja..namamu Lina…karena kucing udah banyak jumlahnya,,,,, pohon apa lagi… manusia juga udah banyak tapi kau punya tugas khusus…jadi kau turunlah ke dunia sana dan laksanakan FirmanKu…

Walau sampe sekarang aku belum ngerti tugasku apa. Tapi aku menikmati keseharianku sebagai orang normal. Makan, minum,. Boker, kentut,,,merasakan sakit…kebetulan saat ini telingaku radang lagi… dan menikmati setiap rasa sakitnya… wakakakakn. Dan terus mencari visi dan misi Tuhan menciptakan saya. yEp…dan aku menikmati setiap prosesnya. Lengkap dengan sukacita, dukacita…. cinta… dan mengucapkan terima kasih kepada Dia yang telah mengizinkan saya menginjak dunia ciptaanNya yang semakin aja kehilangan keindahannya. Mengizinkan saya (cieh saya) bertemu dengan banyak orang yang karakternya macam-macam.. dan bagaimana aku kesal, senang, sedih dan apa pun rasanya itu ketika membina relasi dengan orang-orang tersebut. Walaupun di dunia ini lebih banyak hal-hal yang negatif.. hal positif masih ada dan mereka masih terus berjuang mempositifkan dunia ini sampe kekuatan maha dahsyat menyelesaikan pekerjaan mereka. Aku sedang berusaha memasuki kelompok itu. Yep..create the better world for human being. Free rider yang selalu nunggu hasilnya emang selalu ada… tapi dia telah kehilangan kesempatan berharga… tentang sebuah kesempatan yang dia sia-siakan untuk merasakan keutuhannya sebagai manusia..yang manusia…. Manusia sejati yang manusiawi….. mahluk Tuhan bukan yang paling sempurna…tapi punya tugas khusus untuk langit yang menaunginya dan tanah yang diinjaknya setiap hari. Kehilangan kesempatan mendapat nilai plus di mata Sang Pencipta….

One Response to “Manusia=Manusia?”

  1. veRa Says:

    ini kukasih komen..
    kekna jgn2 radang telingamu itu alergi..alergi tuan Takur..hehhee..
    Fight bwt perubahan! Semangat!
    Teriakkan perubahan..hayoo!!!

    tp, kw jg hrus ikut berubah juga lah..jgn gitu2 aja ma Mas Tiiiiitttt….pantang itu..hrus ada perkembangan..tp bkn perkembangan yg bs bikin “buncit”..wkkwkwkwkwk…

Leave a Reply